Motor Mati Mogok Kena Air Hujan dan Banjir

index23Saat musim hujan atau mungkin saat banjir akan banyak kita jumpai pemandangan motor mogok dijalanan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi, faktor itu antara lain adalah busi basah karena terendam air, knalpot dan karburator juga keamasukan air. Sebetulnya saaat tidak mogok sekalipun beberapa komponen terpenting seperti busi, karburator, dan mesin wajib diperiksa sehingga kemungkinan mogok pada saat saat tertentu bisa diatasi. Jika melihat faktor penyebabnya, anda nggak harus ke bengkel untuk melakukan troubleshooting sendiri,semuanya mudah diatasi dan siapa pun bisa melakukannya asal mau tentunya. Apalagi jika melihat motor mogok banyak, kadang kadang antrian bengkel juga semakin memanjang. Dan tentunya juga nggak keluar biaya khan, bahkan banyak kita jumpai mereka sambil merokok untuk menunggu busi atau komponen lainnya juga kering dan nggak ketinggalan juga menunggu jalanan lebih kering.

Berikut ini beberapa Tips Motor Mati dan Mogok Karena Air Hujan atau Banjir, yang harus anda lakukan, antara lain :

  1. Keringkan dan bersihkan busi. Busi yang memiliki fungsi sebagai pemantik api yang digunakan dalam proses pembakaran di mesin sangat sensitif bila terkena air. Bila peranti itu basah, tidak akan mampu memantikan api, sehingga motor pun mogok. Karena itu, bila motor mogok setelah menerjang banjir, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek sekaligus mengeringkan dan membersihkan busi. Lepas busi dari tempatnya, dan tutup lubang busi di mesin dengan kain bersih yang kering.Setelah itu lap busi, terutama bagian elektrodanya, dengan kain kering yang bersih. Bila telah kering kemudian gunakan sikat gigi atau ampelas halus untuk membersihkan ujung elektrota atau kepala busi. “Sebab bisa jadi ada kotoran yang menempel, sehingga menyebabkan kerja busi tidak maksimal,” begitu saran wahyu. Sebelum busi kembali dipasang, lakukan pembuangan uap air yang mungkin ada di mesin terutama lubang busi. Caranya jangan mencabut dulu kain yang digunakan menutup lubang busi, kemudian starter motor secara manual dengan kick starter dalam kondisi kunci off. “Lakukan cara itu beberapa kali. Setelah itu pasang kembali ke busi,” kata Wahyu.
  2. Kuras air di knalpot. Langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah menguras atau membuang air yang mungkin masuk ke knalpot. Pasalnya keberadaan air yang masuk ke perangkat itu akan menghambat arus gas buang sisa pembakaran di mesin. Akibatnya motor mogok. Caranya, posisi motor dengan menggunakan standar tengah dan bila memungkinkan ganjal standar tersebut dengan kayu atau batu, sehingga posisi motor njomplang. Langkah ini bertujuan agar air yang ada di dalam knalpot keluar.Setelah Anda yakin air telah keluar semua, tetesilah knalpot dengan oli agar tak berkarat.
  3. Keluarkan air dari karburator. Faktor penyebab motor mogok sesaat setelah menerjang banjir adalah air yang masuk ke karburator. Karena itu, bila Anda telah melakukan dua langkah seperti di atas, sebaiknya memeriksa karburator sekalian. Hal itu untuk memastikan tidak ada air yang bercampur dengan bahan bakar di karburator. “Anda tak perlu repot membongkar karburator,  cukup membuang air dari saluran bahan bakar dan karburator,” .Caranya, tutup kran saluran bahan bakar dari tangki ke karburator. Kemudian putar baut pembuangan di karburator ke arah berlawanan dengan arah gerak jarum jam hingga maksimal. Bahan bakar pun akan mengalir keluar. Pastikan tidak ada bahan bakar yang tersisa di karburator. Bila telah bersih, kembalikan baut pembuangan ke posisi semula dan buka kembali kran bahan bakar dari tangki ke karburator.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s